Friday, March 12, 2010

padA tiaP LangkahmU

pada tiap langkahmu
menjejak bumi membelah malam
demi rezeki yang (terus) kau cari
aku mengingatmu


pada tiap helaku
menarik nafas memenuhi dada
beriring doa keselematan untukmu
esok... ingin kuliat-mu lagi


pada tiap harapanku
bersemayam bersama doaku
dalam bisik nan halus
Tuhan, kembalikan dia
berhasil dan sehat
untukku

Tuesday, February 23, 2010

rindU (laGi)

aku rindu
tapi ta'kan pernah terucap
aku tak pernah punya nyali untuk mengatakan rasa itu
aku hanya merasakannya.

dari detik ke detik
dari helaan nafas ke helaan nafas berikutnya
perasaan itu ada
dan aku tak akan menghapusnya

akan kunikmati rindu ini
hingga yang Maha mengizinkan aku menuntaskan rasa ini

Thursday, January 14, 2010

doaku

semoga hari itu tidak ada
semoga hari itu tidak ada
semoga hari itu tidak ada
semoga hari itu tidak ada

doaku....

Friday, December 18, 2009

menanTi cintA

haruskah aku berdiri di tiap simpang jalan
menunggu dirimu di situ?
harapan...
antarkan dia kepadaku

Friday, December 04, 2009

rindU

“Rindu……
Tuntunlah langkahnya untuk menemukan diriku yang berdiri mematung di tepi penantian!”

Mengerjapkan mataku…, membiarkan airnya merembes di pipi yang kian cekung. Bisik hatiku tadi, selalu mampu membuatku menangis, oh bukan menangis, tapi bisik itu selalu mampu menciptakan aliran anak sungai di bukit pipiku walaupun tanpa gemercik. Yach… airnya mengalir perlahan. Menuruni bukit2 pipiku.

(ketika rindu)

Tuesday, October 20, 2009

dirimu adalah kenangan

dirimu adalah kenangan yang ta'kan kubiarkan pudar
dirimu adalah kenangan yang senantiasa hidup dalam jiwaku
ketika jarak dan waktu tak berpihak padaku
ketika semua nampak semu dan menyakitkan
kenangan akan dirimu menjadi semangat

Wednesday, July 15, 2009

kaU bertahaN

kau merasa sendiri
kau merasa ditinggal
lalu kau bertahan
atas rasa sakit dan kecewa yang mendera
namun tak urung matamu basah jua

kau merasa direnggut
kau merasa tak adil
tapi tiada protes
membiarkan semua terjadi
menanti waktu yang menjelaskan
memberi jawab atas tanyamu yang berkecamuk

kau sabar
kau berharap semua kan berlalu
kembali ke sedia kala
ketika bunga berbunga-bunga

kau bertahan
dalam sakitmu merenda harap
dalam perihmu membisikkan doa

Tuhan, kembalikanlah semua padaku
bisikmu...

Tuesday, May 19, 2009

telaH berlaLu - utarA

telah berlalu, semua indah yang dulu jadi milikku
dihantar angin yang berdesau, melayang bak awan melintasi biru langit yang mulai kelam kala itu
lewati padang gersang yang telah lama kehilangan pohon-pohon peneduhnya, direnggut paksa para penjarah, merubah hutan hijau berganti padang
utara nan jauh yang tak mampu kugapai dengan kaki telanjangku yang mulai ringkih tempat yang dituju

telah kau bawa semua, ketika itu. tanpa sebait kata sebagai penjelas maksud atas semua yang terjadi.
tatapan tanya yang kuhunjam pada manik matamu tak buatmu bergeming, mengisahkan alasan peristiwa yang kurasa pilu.

sedih,
meringis hatiku demi melihat jari2mu menorehnya dengan sembilu. seruak air di telaga mataku sedapatnya kubendung. aku takkan menangis di hadapanmu. aku tak menunjukkan sedikitpun rasa padamu.

hilang semua rasa itu. kubiarkan terbang bersama angin. aku tak memiliki apa-apa lagi.

utara….
tempat yang kau pilih, meletakkan semua indah yang kau renggut dariku
utara…
tempat yang tak kan kupijak, kendati kaki ringkihku telah kuat menapak

Friday, May 01, 2009

suraT kekasiH

katakan padaku...!
semua yang kau ingin saat ini. aku ingin memberikannya padamu selagi aku ada waktu. ceritakan padaku, agar aku mampu memberikan yang terbaik untukmu, selagi aku bisa.

Monday, April 20, 2009

(taK relA) melepasmU


erat pelukmu belenggu jiwaku
aku tak pernah rela melepasmu
biarlah raga kita jauh, asal jiwa selalu menyatu
love u dede, guffy

TENTANG ETIKA

 Aku baru saja selesai sholat Magrib ketika ponselku berdering. Demi melihat nama yang tertera di layar, segera kurapikan mukenah lalu merai...