Friday, December 22, 2006

bundA

bunda
tutur katamu nan lembut,
tatap matamu nan teduh,
pelukanmu nan hangat,
betapa saat ini nanda inginkan

bunda
tegarmu dalam badai
tabahmu di tiap problem
sabarmu menghadapi semua
saat ini hanya menjadi kenangan

bunda
diharimu ini
ingin nanda bersimpuh,
menyampaikan maaf, kasih, cinta
memberikan semua yang nanda punya

bunda
damailah di sana
jauh jarak antara kita
di antarai dua dunia yang beda
tak jadi penghalang bagi nanda
tuk kirimkan doa.

sebelum nanda berbuat
sebelum nanda memberi
sebelum nanda membalas
engkau telah pergi
hanya doa dan salam yang bisa nanda ucapkan kini, buatmu

selamat hari ibu

Tuesday, December 19, 2006

kepadamU

jika tuhan ijinkan
maka semua yang ada padaku
kan ku sembahkan bagimu
padamu,
yang telah warnai hariku
yang telah bungai hatiku
yang telah mekarkan senyumku

bila tuhan ijinkan
maka semua yang aku bisa
kan kulakukan buatmu
untukmu,
yang telah buatku bicara
yang telah buatku tertawa
yang telah buatku menangis

bila tuhan ijinkan
maka disisa umurku
kan kutemani ragamu
dirimu
yang peduli aku
yang mengerti aku
yang pahami aku

ketika rindu telah dipuncaknya, dan kuajarkan diriku tuk menekannya sedalam mungkin, karena kutau ta’ mungkin dirimu muncul. ketika itu pula, tiba2 engkau menyapaku. dan aku hanya bisa terpana, takjub, tak yakin dengan kehadiranmu. suprise!

Saturday, December 16, 2006

kupercayakaN hatikU padamU

karena telah berkali terhempas
maka ia tak lebih dari serpihan
yang coba ku rekatkan kembali

karena telah berkali terinjak
maka ia tak lebih dari ampas
yang coba kubenahi lagi

karena telah berkali tertusuk
maka ia tak cukup utuh
dan coba ku tutupi semampuku

karena tlah berkali terluka
maka ia tak cukup indah
penuh jahitan, tambalan, sulaman

akankah kau lukai juga hati yang telah berkali retak?
jangan buat aku menangis!
karena telah kupercayakan hatiku kepadamu

Sunday, December 10, 2006

izinkanlaH anaK bumI




diselimuti malammu yang hening.
terbuai aku dalam lelapku bersama mimpi2 indahku.
indah rembulanmu, jadi saksi damainya mata ini terpejam
dengan harapan, esok pagi terbangun, menikmati sajianmu yang khas.
embunmu nan bening sejukkan relung hatiku
mentarimu yang malu2 tebarkan emas di mayapada
kicau burung, udara segar, ohhhhhhhhh, ku lepaskan udara sisa nafasku semalam
ku ganti dengan udaramu yang segar
sembari aku menatap ke timur
coba menyelami makna lukisan di langit sana
mungkinkah disana adanya surga?
tanyaku dalam bisikan, demi takjubnya akan langit nan jingga itu.

wahai, yang maha!
izinkanlah aku, kami, anak bumi
nikmati alamMu yang indah ini
mereguk bening airMu
menyelam di telagaMu
menanam di atas tanahMu
terlelap di bawah langitMu
bernafas dengan udara segarMu

maafkan kami
atas salah, hingga bumi indahMu ini ternoda
maafkan kami atas sesat hingga azabMu pun tiba
ampunan dan kesempatan, berilah lagi kepada kami
berilah kesempatan kedua

ketenangan ini terkoyak
luluh lantak oleh angin puting beliung
betapa matapun menjadi terbeliak
menyaksikan ratusan rumah rusak
atap yang terbang, dinding yang terlepas
dan tiang2 roboh, merapat ke bumi

ya rabbi
betapa kami tidak kuasa
atas segala musibah
jika semua ini adalah hukuman atas segala dosa kami
maka berilah kesempatan ke dua bagi kami
tuk menebus dosa dan berubah ke arah yang lebih baik
merawat alamMu
merawat akhlak kami

minggu, 3 desember dan sabtu 9 desember 2006, angin puting beliung melanda kabupaten soppeng. dilaporkan ratusan rumah rusak dalam peristiwa tersebut. kerugian di taksir lebih dari 1 m.


kitA

begitu jauh
tak tersentuh
namun, kita
tlah merasa satu
ntah siapa dirimu adanya
pun aku, tak kau tahu pasti
hanya lewat ketikan
kita saling sapa
bertukar tanya
berbagi cerita
aku di timur
kau di barat, utara, selatan,
kau dan kau ada dimana-mana
dari sabang ke merauke
berbagai kota kau dan kau tempati
kita, begitu dekat,
sangat akrab
aku tau apa yang kau suka
aku paham apa yang tak kau suka
saling sayang
saling cemaskan
saling peduli
tuk teman2 di alam maya. semoga kebersamaan ini berlanjut hingga di alam nyata dan alam akhirat

Wednesday, December 06, 2006

adA apA dengankU

dia hilang begitu saja
pagi ini, tepat ketika aku sudah di depan monitor
lenyap dari tempatnya
padahal tadi masih bersamaku
saat aku mengambil wudhu sholat subuh.

dia menguap begitu saja
tanpa sisa ataupun bekas
ada apa?
kenapa?
bukankan tadi kita masih bersama
merasakan dinginnya pagi

ntah kenapa dia pergi
padahal sekian lama aku bersamanya
setiap hari dia yang pertama bersamaku
kala aku bangun pagi

ada apa dengan senyumku?
kenapa dia hilang pagi ini?
atau seseorang yang jauh disana sedang mengalami sesuatu hari ini?
jawablah wahai matahari
jawablah wahai alam

apakah ini sebuah firasat? ga tauuuuuuuuuu.

Tuesday, December 05, 2006

satU jaM sajA

Satu jam saja
Kendati demikian
Hadirmu hari ini terasa sangat berarti
Satu jam saja
Buatku sadari besarnya cinta kita
Buatku sadari sayangmu padaku

Thank’s for your coming

Tuesday, November 21, 2006

daN cintA

dan cinta
biarkan ia menari , bernyanyi
warnai kehidupan
biarkan ia bercanda, tertawa
bermain di taman hati
biarkan ia berlari, bergulingan, berbaring hingga tertidur di rumput jiwamu

dan cinta
jangan biarkan diamuk oleh ragu yang tak beralasan
ragu itu hanya hadirkan resah, andai-andai
jangan biarkan dihantui cemburu yang buta

for my honey,
sms mu buat aku kelimpungan, panik, sedih, pengen ngakak, campur aduk.
now, i know how much you love me
sesungguhnya, walaupun kita jauh seperti ini, tak pernah henti diriku mencintamu





Thursday, November 16, 2006

diA datanG

dia datang
sukaria menyambutnya
tersenyum, tertawa bahagia
seuntai musik ingin mengiringinya
lengkapi tarian yang hendak disambutkan padanya

tersendat
gemulai tangan belumlah terayun
langkah kaki tertahan
sambutannya tertahan
begitu tergesa dia
padahal telah lama dinantikan
dan begitu banyak yang menantikannya

kupandangi rumput
bunga
daun
pohon
tanah
semua

kalian kecewa dengan datangnya yang sekejap itu?
tidak!
serentak jawaban itu
kami telah bahagia walau dia muncul sekejap
kami yakin dia kembali lagi esok
dia akan kembali lagi esok

hujan:) tidak usah engkau malu
jangan risih dengan sambutan meriah ini
biarkan airmu mandikan kami
biarkan airmu basahi bumi
puaskan dahaga yang berbulan

alhamdulillah, pukul 14.02, hujan sekejap




Wednesday, November 15, 2006

ketikA pintumU tertutuP

how are you?
tanyamu akan kabarku buatku terharu
ternyata masih ada perhatian buat aku
padahal aku tau, akan seribu benci-mu kepadaku
kuklik tanyamu itu
tuk memberi kabar akan diriku
bahagia rasanya
ingin kutuliskan banyak cerita
kubagi banyak suka
namun ku tertegun
pintumu telah kau tutup
tuk seorang asya
aku masih disini, masih di tempat yang sama
masih dengan rasa yang sama
dengan harapan yang sama
pintuku selalu terbuka buatmu.
jangan sekedar tanya akan kabarku
izinkan pula aku tau akan kabarmu

harI keberapA?


hari keberapa?
aku telah lupa
tak berbilang sudah aku berdiri disini
arahkan pandang ke segala arah
balik kiri, hadap kanan, memutar ke belakang
jauh mata memandang,
ingin kutembus langit yang biru itu
yang dihiasi awan2 putih

kendati ada rasa takut akan takabur
namun terbetik pula di hatiku
aku bosan dengan langit yang biru
tak ingin melihat awan putih

gerah
tubuh ini, setiap saat mandi oleh keringat
muram
pohon di halaman tlah merunduk pasrah
ditinggalkan daunnya yang gugur satu persatu
sekarat
rumput2 menarik nafas sekali-kali, berat.
aku rindu langit hitam yang dipenuhi mendung
aku rindu kilat yang diantar halilintar
aku rindu hujan.
aku rindu air

sebelum semua tanahku retak-retak
sebelum semua rumputku hangus
sebelum semua pohonku ditinggal daunnya
sebelum semua sungai dan sumurku kering
sudilah engkau kunjungi bumi
hujan!

Monday, November 13, 2006

harI kelimA

hari kelima,
ada yang lain dalam perasaaanku
lebih santai, lebih bebas
ada yang lain saat tidurku
lebih nyenyak, lebih lelap

hari kelima
kunikmati hidupku sendiri
tanpa kabar dari siapapun
tanpa tanya dari manapun
hari kelima aku tak memakai ponsel

Thursday, November 09, 2006

menitI kenangaN


ketika kenangan yang telah menjadi kepingan
hadir satu persatu di pikirku
tawa, canda, dan alunan lagu yang pernah kita nyanyikan bersama
kelokan jalan yang pernah kita lalui bersama
dan juga mimpi yang pernah ingin kita wujudkan bersama,
kucoba satukan kembali
meski disana sini penuh tambalan
tapi kuyakin akan terbentuk jua
akan terjadi jua
dengan bentuk pertemuan antara kita
walau baru sekarang aku memulainya
memulai menyulam kepingan kenangan kita
yang telah terberai, sekian tahun
demi menemukan dirimu, sahabatku ELLA!

mungkin tlah terlupa
telah terhapus dari hatimu
karena jarak dan waktu
yang tak peduli pada kita
jauh kita terpisah
lama tiada berjumpa
ntah dimana dirimu sahabat

dengan berbekal nekat
aku datang ke tempat kita bertemu dulu
tempat kita tertawa dulu
berkali aku bertanya
tuk menemukan letak rumahmu

terpaku aku tiada siapa2 disana
rumahmu tertutup rapat
bertahun sudah bangunan itu kosong
keterangan tetanggamu buatku sedih
begitu lama kah antara kita tiada kontak? kemana dirimu? kapan terakhir kita bertemu?
oh.. aku lupa semua

mendung di wajahku perlahan sirna
seorang adikmu masih ada di sinialh
amdulillah masih ada peluang tuk menemukan jejakmu
walau tuk menemukan adikmu aku harus melanjutkan perjalananku
seperti tadi, bertanya berkali-kali
demi menemukan tempat adikmu

jalanan nan panjang dan berliku
diapit sawah2 kering yang rindu akan curah hujan
diteduhi barisan pohon lontar
bersama angin kemarau
aku mencari dirimu
aku mencari jejakmu

dear d sweet friend ELLA
aku lupa kapan terakhir kita ketemu,
aku lupa kapan terakhir kita bicara,
aku lupa kabar terakhir darimu.
tapi aku ga sampai lupa dirimu.
bersama ANI aku menyusuri jalan kenangan kita.
where are you now, ELLA HERNOWO?

Saturday, October 28, 2006

kemenangaN

alhamdulillah
kemenangan yang di rindu
tiba jua hari ini
setelah sebulan lamanya
berjuang demi mendapatkannya
bertahan dari segala ingin
mengendalikan segala hasrat
merasakan apa arti ketiadaan
mengajarkan diri tuk bersabar
semakin sabar
kian sabar
demi mendapatkan kemenangan ini

alhamdulillah
hari ini tiba jua
ketika kita fitri
terlahir kembali
laksana bayi merah yang tak berdosa
laksana kertas putih yang tak bernoda

kemenangan ini
kelahiran ini
akan sempurna
ketika kau sambut uluran tanganku
ketika kau kabulkan pinta maafku

selamat hari idul fitri 1427 h
mohon maaf lahir dan bathin
tuk semua sahabat di empat penjuru mata angin
kupinta maafmu yang tulus

Wednesday, October 18, 2006

mudiK

disana tempat lahir beta
di buai dibesarkan bunda
tempat berlindung di hari tua
tempat akhir menutup mata........

mudik
betapa indahnya kembali ke udik
bertemu sodara dan handai taulan
berpelukan
melepaskan rindu yang telah lama membebani

betapa indanya kembali ke udik
bertemu sahabat masa kecil
mengenang kisah masa2 sekolah
mengenang tawa, tangis, yang sekarang ga mungkin terulang lagi

betapa indahnya kembali ke udik
menikmati udaran pagi yang segar
menikmati embun di rumput hijau halaman rumah
dan kicau burung yang tak hentinya bernyanyi

betapa indahnya kembali ke udik
walau hanya menemui rumah kecil
tanpa bunda yang dulu suka duduk di sudut teras menantiku
tanpa ayah dulu suka mengaji di ruang tamu menungguku

betapa indahnya kembali ke udik
walau kini aku hanya bisa menemui pusara mereka
namun ukiran kasih sayang dan cinta mereka
terpahat kuat di hatiku

ayah bunda, ku kan pulang bersimpuh di sisi pusaramu
di hari nan fitri esok

aku mudik lebaran juga besok, insya allah
walau tidak seseru mudiknya teman2 di pulau jawa, tapi yach kembali ke kampung halaman tetep aja mudik namanya.


mudiknya aku ga terlalu ribet. ga perlu berebut karcis atau antri seharian di stasiuan. ga perlu bawa barang banyak2. paling aku bawa pakaian 3 lembar, trus bersama motor bututku, aku berkendara sekitar 1 stengah jam dari watansoppeng ke watampone, tanah lahirku, tempat yang selalu kurindui. tempat dimana aku mengukir banyak kenangan bersama orang tua. tempat dimana semua keluarga, paman, bibi, sepupu, sahabat menantiku.






Saturday, October 14, 2006

pE eR

kepada Kwitt,
nich pe er nya ta' selesain juga. maaf yach agak telat nyetornya, abis beberapa hari ini sibuk. hari ini di timpuk pe er, besok nimpuknya pake te ha er yachh. hueheueheuue.
ok kwitt, seperti inilah diri asya yang tergambar lewat tujuh jawaban dari setiap soal.

seven things that scares me:
1. bencana alam
2. telat sholat (pernah ampe nangis karena telat sholat)
3. kehilangan temen
4. naik mobil (ga kuat, pasti mabuk )
5. keabisan duit dalam perjalanan
6. nonton film horror sendirian, tengah malam, trus ujan.
7. mimpi buruk


seven things that i like the most:
1. computer/internet
2. di potret
3. memotret
4. potoshop
5. movies
6. traveling
7. shoping

seven important things in my bedroom :
1. boneka
2. selimut
3. aqua
4. buku + pulpen
5. jam/weker
6. cermin
7. sisir

seven random facts about me :
1. murah senyum
2. pemaaf
3. penyayang
4. pendiam
5. narsis
6. sensi (kalo ama yayang)
7. anti berita criminal/ tindakan criminal

seven things i said the most:
1. assalamu alaikum
2. alhamdulillah
3. wew
4. miss u
5. love u all
6. o0o
7. oh yach?

seven things i plan to do before i die:
1. menunaikan ibadah haji
2. married
3. bermain di alun2 yogyakarta ( selalu kangen ama kota gudeg)
4. bertemu dengan semua teman2 dunia maya
5. punya warnet
6. punya “sport store” (toko alat-alat olahraga)
7. punya rumah kost yang komplit

seven friends i wanna pass this on:
1.
arya

2. novie
3. bex
4. atiya
5. nisa
6. delakeke
7. tjahaju


seven random songs at the moment:
1. andai ku tau ungu
2. batin & ragaku pandawa
3. persahabatan kita bojestiwi
4. indah fey (blon beredar, seseorang menyanyikannya buatku)
5. mantan kekasih so7
6. terendap laraku naff
7. kau masih kekasihku naff ( kau selalu kekasihku……….)



Friday, October 06, 2006

sebariS katamU

sebaris katamu mampu kembalikan semangatku
sebaris kata yang tiba2 tertera di ponselku
saat aku telah merasa gerah dan lelah duduk menatap monitor

sebaris katamu mampu redamkan rinduku
sebaris kata yang kau kirim lewat fasilitas sms
yang selalu mampu tarik garis bibirku membentuk sebuah senyuman

sebaris katamu sejukkan jiwaku
sebaris kata yang kau tulis dengan begitu sederhana
menjawab segala resah yang kadang hadir saat kita jauh seperti ini

sebaris katamu buat aku merasa ada
sebaris katamu buat aku merasa punya arti
sebaris katamu setiap hari kunanti

kepadamu
banyak kasih yang ingin kuucapkan atas semua perhatian yang engkau berikan. atas rasa yang kau tanamkan.

Wednesday, October 04, 2006

laksanA bulaN purnamA

alhamdulillah, malam keduabelas ramadhan, dan aku tetap sempat bersujud di masjid. walo tadinya godaan banyak banget.
tuk dapatin waktu sholat tadi, aku mesti ngebut pulang, soalnya sebelumnya udah ngumpul2 ama temen2 usai buka puasa. kalo udah ngumpul, biasanya sulit banget pergi. pas sampe di rumah, adzan udah berkumandang, bahkan hampir selesai
“hayya alal falah......” gitu bacaan muadzin yang berkumandang dari masjid depen rumah. buru2 aku ambil air wudhu. menit berikutnya aku udah duduk di antara jamaah, walaupun di barisan paling belakang.

usai sholat isya berjamaah, ada ceramah agama. ini bagian yang aku suka. kata ustad yang berdiri di podium, rahmat pada malam keduabelas adalah....................

barang siapa yang melaksanakan sholat tarawih pada malam keduabelas ramadhan, maka pada hari kiamat nanti kepadanya dianugerahkan mukanya bercahaya laksana bulan purnama.

waowwww! it’s wonderful
tulkan, tiap malam di bulan ramadhan selalu ada keistimewaan.
dan aku bersyukur banget karena termasuk diantara orang2 yang melaksanakan sholat tarawih pada malam keduabelas ini.amin ya rabbal alamin. ya rabbi, pada malam2 berikutnya, seperti apapun godaan yang ada, berilah ketetapan bagi hamba tuk tetap kembali bersujud sejenak di rumahMu

Sunday, October 01, 2006

jikA hartA adalaH racuN

085255277xxx

jika semua harta adalah racun, maka zakat adalah penawarnya
jika seluruh umur adalah dosa, maka tobat adalah obatnya
jika seluruh bulan adalah noda, maka ramadhan adalah pemutihnya
selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan bathin

hmmm, sms dari sahabat yang gagal aku temuin beberapa hari menjelang ramadhan walo aku udah berusaha mencarinya. ke rumahnya, dia udah keluar, ketempat kerjanya, dia juga lagi keluar. besok pagi2 aku telepon kerumahnya, dia ternyata udah keluar juga. teleponku ga ada yang jawab:(

jika pertemuan tak dapat tercipta, maka sms adalah gantinya, hahahhaha
selamat berpuasa juga sahabatku, seperti dirimu, aku pun mohon dimaafkan lahir dan bathin

Thursday, September 21, 2006

dirimU mataharikU



di antara debur ombak
di atas bebatuan
terduduk aku
lepas pandangku ke pantai
mencari titik nun disana
adakah dirimu kan berlabuh?

temaram hantarkan sepi
bersama dingin yang membelai sepoi
sepi
sepi yang selimuti hatiku
sepi ini di pecahkan ombak yang menghempas batu
sepi ini hanyut bersama riak gelombang

jingga di cakrawala
ku tau mentari ada disana, hendak bersemayam
melewatkan separuh hari di belahan lain
dan akan kembali lagi disini, esok, menyapa aku, kamu, kita, bumi!
matahari benar2 akan kembali

jauh dirimu
di seberang laut, di balik gunung,
ach entah dimana kau berada
tak pernah aku pasti akan keberadaanmu
namun aku yakin
dirimu seperti matahari
dirimu adalah matahariku
kan kembali, esok, menyapaku

tuk seseorang yang jauh
di tanah ini aku menantimu

Friday, September 15, 2006

watamponE misS U

081342757xxx

cousin, ingat ga waktu kita masih kumpul dulu. ketika itu freedom adalah prinsip kita. no boy, no love, no job, no everything. kita kere banget. hahahhaha i’m so miss the time. dan aku pikir kita bisa do it now. kamu tinggalin kerjaanmu dulu gih. and tomorrow we have fun. aku tunggu besok.

hmmm, sms sepupuku itu sangat menggoda. hari ke empat dia getol sms aku, ngajakin aku ke watampone buat nonton perhelatan olahraga se sulsel (porda) yang di gelar di tanah lahirku.
asli aku ngakak membacanya. ya jadi inget dulu, waktu kami masih sama2 disana dengan prinsip merdeka itu. ya merdeka menurut kami seperti itulah ya no boy ampe no everything itu.
aku jadi kangen juga ama tawa kami dulu. yang lepas, yang bahagia, tanpa beban . tanpa mikirin kerjaan. ooow santainya dulu, nikmatnya dulu. walo sekarang hidupku pun nikmat (aku menikmatinya) tapi kalo ingat yang dulu2 ya jadi kangen lagi.

i’ll be back, cousin. waiting for me. i miss u too, i miss all about our day, bout our town

Thursday, September 14, 2006

kemaraU

kemarau panjang
pepohonan meranggas
daunnya menguning, lunglai tiada berdaya
akhirnya gugur satu2, melayang hingga ke bumi
berserakan di rerumputan yang telah kecoklatan meregang nyawa

kemarau panjang
tanah retak
menganga bak ingin telan kaki yang menjejaknya
berdebu
angin kering terbangkannya

kemarau panjang
sungai tak ubahnya ular yang berdiam diri
mendekam pasrah di bumi, lapar
tiada gerakan, bahkan tarikan napasnya pun telah satu2
tiada riak air disana yang berkilau ditimpa cahaya

kemarau panjang
asap membumbung tinggi
hutanku, hutan kamu, hutan dia, terbakar
pandangan terhalang
ada apa di depan sana, tak tahu pasti
samar, membingungkan

rindU inI


rindu ini biasa
saat kita baru aja berpisah
rindu ini resah
ketika lama kau tiada berita
rindu ini indah
karena hari ini kau akan tiba

for my lovely bits, i miss u so... much

Monday, September 11, 2006

terpakU akU

terpaku aku
kala dirimu acuhkanku
bahkan teriakku akan namamu
bak angin berlalu di telingamu

terpana aku
kala dirimu diamkanku
bahkan ketika sapaku pekak- kan-mu
tak juga buatmu berpaling

tergugu aku
kala dirimu asingkanku
bahkan ketika langkahku mengejarmu
tak juga kau henti sejenak

sahabat,
marahmu,
diammu,
acuhmu,
akankah jadi jawaban segala tanyaku?

kutulis buatmu sahabat, semoga keceriaan dapat kembali kita miliki.

Wednesday, September 06, 2006

mampukaH dirimU tuK tidaK menangiS

ketika matahari memilih sembunyi
berlindung dibalik tebalnya kabut
tak sedikitpun tunjukkan dirinya
pun segaris cahayanya tak terbagi tukmu
mampukah dirimu tuk tidak menangis?

ketika rembulan memilih menyepi
berselimut di balik pekat awan
tak secercah pun sinarnya ada
pun separuh wajahnya tak nampak
mampukah dirimu tuk tidak menangis?

ketika bintang memilih sendiri
redupkan sinarnya nun disana
tak berbagi kepada langit bumimu
pun rasinya tak terlihat
mampukah dirimu tuk tidak menangis?

ketika angin memilih berhenti
tertahan dibalik punggung gunung
tak sedikitpun desirnya berlalu
pun semilir hembusnya tak belai dirimu
mampukah dirimu tuk tidak menangis?

ketika hujan memilih menjauh
sembunyi dibalik mendung
tak setitikpun airnya menetes
pun gerimisnya tiada
mampukah dirimu tuk tidak menangis?

ketika embun memilih diam
mengering di ujung daun
tak setetes tersisa
pun sejuknya hilang menguap
mampukah dirimu tuk tidak menangis?





Tuesday, September 05, 2006

tangiS untukmU

pukul 16 lewat sekian menit, listrik padam. uhg kesal juga, akhir2 ini listrik selalu saja padam selama dua jam setiap hari.
tidur! pilihan berikutnya tuk ngisi waktu. apalagi semalam memang aku telat tidur tapi tadi pagi malah cepet banget bangun. tidak butuh waktu lama buat terlelap. benar2 lelap sampai aku ga sadar lagi kapan andev dan fara ikut berbaring di sampingku.

getaran hape di saku buatku terbangun. dengan mata setengah terbuka, aku baca sms itu. lepas baca sms, aku coba tidur lagi. listrik belum nyala juga. ah kali ini tidak sukses tidur.

pikiran tiba2 keluar jalur. mata terpejam, tapi pikiran koq menerawang jauh. aku ingat seseorang yang jauh. ya seseorang yang punya arti dalam hidupku. mataku basah. perlahan air merembes pelan di pipiku. aku rindu padanya. aku rindu sekali.
tangis yang tadinya mengalir pelan, berubah jadi tangis yang kuat. demi menahan isakanku, tubuhku sampai bergetar.

kau yang jauh, apa kabar kini.
mengapa harus ada jarak antara kita?
dimanapun kini, jaga dirimu.
cinta dan rindu, selalu ada di sini

Thursday, August 24, 2006

adakaH dirimU

adakah dirimu mentari yang akan sirnakan kabut pagiku?
adakah dirimu rembulan yang akan temani malam sepiku?
adakah dirimu bintang yang akan hiasi langit hatiku?

adakah dirimu cahaya yang akan terangi jalan gelapku?
adakah dirimu hujan yang akan basahi tanah keringku?
adakah dirimu angin sepoi yang kikis gerahku?

adakah dirimu titianku tuk sampai ke seberang?
adakah dirimu air bening yang akan puaskan hausku?
adakah dirimu jawaban atas segala tanyaku?

sesungguhnya serimba luka di dalam jiwaku menjadi tak berarti saat ku lihat mimpi indahku pada dirimu!


for someone:) will U be my HONEY?

Tuesday, August 22, 2006

quizZ

huehuehue gi zibuk banged malah dikasi tugas ma arya. untung bisa selesai juga akhirnya

The Quiz
1. Do the following
2. Choose 5 persons to do this
wah mo milih sapa nich???

FavouritesFavourite Colour: black & red
Favourite Food: ayam goreng !!!
Favourite Song: maafkan-crossbottom
Favourite Movie: harry potter
Favourite Sport: jogging
Favourite Day of the Week: sunday
Favourite Ice Cream: campina

CurrentsCurrent Mood: Missing My Someone <<<<>
Current Taste: pedas, manis, asin,
Current Clothes: black T-shirt + jeans
Current Desktop: nature pic
Current Toenail Colour: ga suka. Itu batalin wudhu tauuu
Current Time: 04.00 am (when I pray, ask everything from god)
Current Annoyance: mati lampu tanpa konfirmasi dari pln
Current Thoughts: he, just him hueheueheue

FirstFirst Best Friend: onya, she is my cousin, my friend, my all
First Crush: ga ada.
First Movie: ga sempet nonton
First Lie: lupa hihihihi, bukan pembohong nich
First Music: indonesia raya. Nasionalisnya tinggi euy

LastLast Cigarette: cigarette??? No! never
Last Drink: air putih, always
Last Car Ride: angkot jurusan Simpul- swimming pool bulan mey kemaren. Hueheue.
Last Crush: ga ada. Ga suka yg kriminal2 sich
Last Phone Call: my funny friend, qombengk,
Last CD played: ga pernah lagi, ga sempet

Have you ever
Have you ever dated one of your best friends: Never
Have you ever broken the law: sometimes:D
Have you ever been arrested: blon.
Have you ever skinny dipped: ga pernah
Have you ever kissed someone you don't know: wew ga’ lah. Mending juga kiss monitor, hihihihi


Saturday, August 19, 2006

maafkaN

bukan kamu saja, aku pun terhenyak. tak paham dengan sikapku kini. kemana rindu yang selama ini ada untukmu? adakah ia menguap bersama angin kemarau? tak rela. jauh di dasar hati, masih dirimu yang bertahta. seperti lagu naff yang mendayu-dayu itu. kau masih kekasihku. kau selalu kekasihku.

sedih, rasa itu selalu menggayuti. ketika kusadari kau kian asing bagiku. pun aku merasa asing darimu. namun jauh di dasar, di dalam sana, hati ini sungguh tidak rela. mungkin jeda yang terjadi kini, bisa membuat kita saling intropeksi. diam yang tercipta bukan tuk membunuh rasa yang dulu ikatkan kita. tidak! itu semata jalan terbaik saat ini, ketika ego tak lagi bisa kompromi.
semoga diam ini ajarkan kita tuk menjadi lebih bijak.

Tuesday, August 15, 2006

lovE iS blinD

Aku mungkin tak mampu memberi semua yang kau pinta
Aku mungkin tak mampu membuat dunia selalu indah buatmu
Aku mungkin tak mampu mengajak bulan tersenyum padamu
tapi ku minta...percaya padaku...

Aku mampu menunggu bila memang takdirku
Aku mampu mencintaimu sepanjang waktu
Aku mampu membahagiakanmu sepanjang hari jika memang surga menetapkan jalan itu
Aku mampu mempercayaimu seorang diri meski seisi dunia menganggapmu pembohong
Aku mampu berada di dekatmu walau seisi dunia beranjak pergi meninggalkanmu
Aku mampu tetap tersenyum padamu walaupun seisi dunia memandang sinis terhadapmu
Aku mampu membelamu meski seisi dunia bersikeras bahwa kau yang bersalah
Percaya padaku...

Aku mampu melakukan semua itu...walau seisi dunia mengatakan aku bodoh, tolol, naif dan buta...
if love is blind

Monday, August 14, 2006

rajawali terbanglaH tinggI

rajawali terbanglah tinggi, semampu yang kau bisa
kepakkan sayapmu,
akan banyak negeri kau jalani
akan beragam kisah kau alami

rajawali pergilah, sesukamu
pergilah jauh, sejauh yang engkau mau
jalani beribu pulau
nikmati semua cerita

di gubukku
aku duduk menatap langit
biru atau hitam, bagi aku sama saja
langit itu menjadi begitu indah di mataku
karena kau akan melintas di atas sana

rajawali
jika capai mendongak kelangit, aku akan berbaring
menghadap ke atas sana
mencari segaris bayangmu yang mungkin tertangkap pandangku

ntah kemana negeri yang kau tuju
pulau apa yang engkau darati
hilang kau rajawali, hilang dari pandangku
berhari aku disini
menatap langit, berharap!

langit biru itu bersih. tiada kau disana kepakkan sayapmu
pun langit malam sepi tanpa kau suarakan kicaumu
tapi aku masih disini, di gubuk ini
masih menatap langit
masih menunggu
masih berharap

rajawali, jauh engkau pergi
lama engkau melayang
jika sayapmu telah lelah
tiada mampu kau kepakkan, kembali lah
gubuk ini selalu terbuka tukmu

karena aku tak mampu membunuh cinta ini
karena aku tak mampu menghapus kenangan ini


susU yanG malanG

Dini hari tadi. Mata ini ga mau juga terpejam. Beberapa buku sudah jadi korban. Tapi tidak ada satupun yang aku baca sampai habis. Paling sampai daftar isi, trus aku tarik lagi buku yang lain. Mau nonton tv, enggan juga rasanya. Hape yang biasanya jadi temen baik, ga bisa berbuat banyak. Beberapa nomor yang aku call, hanya keluarkan bunyi tulalit. Nomor yang aku panggil udah bermimpi indah.
Langit2 kamar yang akhirnya jadi persinggahan mataku tak juga bergeming. Jangan kan berubah warna, menyapa pun tidak.

Minum susu!!! Yes Tiba2 pikiran itu melintas di otakku. Mungkin setelah minum susu aku merasa ngantuk atau merasa agak baik. Minum susu dengan air dingin hmm pasti enak. Yack sekalian aja nonton dech.

Aku nyalakan tv. Kemudian ambil gelas putih tinggi yang selalu aku pake minum susu. Buka kulkas, ambil susu, tuangkan ke gelas, nunggu bentar ampe susunya banyak. Trus aku tambahin air dari tombol biru dispenser. Sambil nyanyi2 pula.

Belum setengah airnya, tiba2 ada bunyi pranggggggggggg! Gelas yang masih di genggamanku itu, yang masih aku isi air, pecah menjadi keping2 kecil menyebar di ruang makan. Spontan lagu ku berenti. Bahkan beberapa detik aku berhenti bernapas. Terpaku aku menatap serpihan gelas yang menyebar. Benar2 menyebar. Dan susu yang aku masukin di gelas tadi udah bercampur dengan serpihan gelas, memenuhi lantai. Duch malangnya susu itu (atau aku yang malang?) Beberapa saat aku hanya terdiam. Ya, padahal udah ngiler banget pengen minum susu dingin. Sialnya lagi, kaleng susu udah kosong. Duchhhhhhhhh kasian bener.

Berikutnya, aku bersihin lantai dengan sangat hati-hati. Kegiatan itu ampe tiga puluh menit. Beberapa pecahan kaca sukses lukai tanganku, karena serpihannya kecil banget. Tv yang udah nyala dari tadi ga peduli. Dia tetep ngoceh, padahal aku dah merasa kasian banget. Udah ga jadi minum susu, tangan terluka lagi. Akhirnya aku minum segelas air putih. Sambil mikir ada apa ? Kenapa? Mengapa? Ga jadi nonton tv dech. Tadi kan mau nonton kalo ada susu.

Apakah kejadian itu suatu alamat aku akan mendapat suatu yang buruk? Sebelum pikiranku berkelana lebih jauh dalam andai2 aku berwudhu. Di kamar aku menyebut namaNya berkali-kali.
Ya Allah! Apapun arti dari kejadian ini, hamba memohon perlindungan hanya dariMu. Ampunkanlah hamba atas segala salah dan lindungilah hamba dari segala bala. Amin ya rabbal alamin.

Thursday, August 10, 2006

rileynA mungguR

senyummu kan selalu rekah, rileyna
ceriamu ta akan sirna, munggur

pagi ini aku bangun agak telat dari biasanya. matahari sudah muncul, walo sinarnya sangat lemah. teriknya yang selalu membakar kemarin2, hari ini tunduk oleh kabut yang berarak di atas bukit. kupandangi garis2 cahaya yang suram di timur rumahku. di atas hamparan sawah yang telah kosong.

dingin, hawa itu menyergap, membuat aku enggan berbasuh. aku terpaku memandangi kolam ikan (yang ternyata kering, baru juga kusadari pagi ini kalo kolamnya telah kering). entah bagaimana nasib ikan2 yang bulan lalu masih menari di situ.. ahhhhk, mulai kemarau! pantas rumput2 kecil yang dulu tumbuh di dekat pohon mangga mulai kecokelatan, meregang nyawa. pun daun2 mangga akhir2 ini mulai berguguran.

rileyna munggur, sebuah kisah.
kemarau tak pengaruhi mereka. kendati rumput meregang, mengering, daun2 gugur berjatuhan, kolam menjadi kering, tanah retak2, rileyna munggur tetap senyum dalam keceriaan. dalam sejuknya cinta yang abadi.

rileyna munggur, senyum yang ceria
adalah kisah yang selalu hidup. menari-nari di kepalaku. berlarian, berkejaran, bergulingan, di padang hijau, tertawa. sungguh tidak ada duka disana, di antara rileyna dan munggur. tidak boleh ada duka di sana. hari ini, tepat dua tahun kebersamaannya, tak pernah munggur izinkan air telaga mengalir di pipi rileyna.

rileyna munggur adalah kasih yang selalu hidup. bergandengan, berbimbing, berpelukan menyusuri jalan2. semoga tak ada luka disana, bagi rileyna dan munggur. luka tak akan ada disana. kasih sayang menaungi mereka. cinta memayungi mereka.

tukmu yang selalu tersenyum ceria,
i love u so much
wherever you are

Wednesday, August 09, 2006

aromA merdekA (suraT buaT ayaH)

assalamu alaikum, ayah!
apa kabar disana? bagaimana pula bunda? harapan nanda semuanya baik2 saja, sama seperti keadaan nanda di bumi, amin.

ayah ada senyum di bibirku. yap agustus lagi. aku ingat gimana agustus tahun2 kemarin kita lalui bersama. gimana aku ngecat pagar kita, masang bendera merah putih ama umbul2. hehehhe semua itu menyisakan kenangan bagiku.
aku ingat gimana ayah ga suka ama hasil sapuan kuas ku. huehuehue emang ga tau ngecat tapi nekat mau bantu ayah. aku ga mau liat ayah kerja sendirian. cewek2 gini aku kan bisa juga.

tahun ini, agustus keenam yang aku lalui tanpa ayah. hmmm, aku cuma bisa bayangin wajah ayah, yang dulu penuh keringat saat memberi instruksi padaku. “cara catnya gini, warna item disini, putih disini, benderanya sebelah sana bla bla bla.....” duh ayah, pengen lagi seperti dulu. menyambut agustus bersamamu. padahal dulu sering kesal kalo ayah dah larang aku campur cat hahahhhah. (ini orang emang ga niat ngecat, cuma nyari alasan biar ga disuruh cupir ama ibu, huehueheuue)

ayah, agustus tahun ini masih kering juga,seperti dulu. matahari yang udah terik dari pagi, ditambah angin kering, berhembus. terbangkan debu dan dedaunan yang gugur ke bumi. dan aroma kemerdekaan ada ikut berhembus bersama angin itu, ayah. ingat kan dulu aku sering mengendus- endus saat angin berhembus. trus ayah bertanya, aku mencium bau apa, jawabku aroma kemerdekaan.
aku mencium bau itu lagi, ayah. sembari mengingat kembali kebersamaan kita. yach hanya bisa mengingat. jika saja masih di watampone, mungkin aku masih ngecat pagar kita. tapi sejak ibu nyusul ayah ke surga, aku pindah, beberapa kilo dari kota kita dulu.

ayah, banyak hal yang aku alamin, sejak kepergian ayah. semua itu menempa aku. menjadikan aku beda dari yang dulu. ga ada lagi sosok manja ya kurus itu lho. sekarang aku dah gemuk dan mandiri (menurtku sich, hehhehehh). bilang sama ibu yach. ibu ga perlu lagi cemas aku bisa jaga diri dengan baik koq.

ayah, disana ada tujuhbelasan juga ga? wah ayah ngecat pagarnya sama siapa? duh ibu pasti bikin kopi buat ayah dong. boleh ga aku pesan teh juga.
salam sayang nanda buat ayah dan ibu. dunia yang berbeda antara kita ga membuat aku lupa pada ayah dan ibu. aku cuma bisa nulis surat jika rindu mendera. eh, tapi doa2 yang aku kirim sampai kan?
ok, take care buat ayah dan ibu disana. insya allah kita akan berkumpul lagi.

merdeka!

oh yach ada nich temen nanda yang kirim salam buat ayah, namanya yugo, dia orang yogya, nanda kenal waktu ke yogya april kemarin. orangnya baik, tapi rada bloon, hihihii. di terima yach

buat ayah ibu tercinta, asya kangen. sudikah hadir dimimpiku malam ini?

Saturday, August 05, 2006

asL plS

terima kasih, tuk waktu yang kau berikan di sela sibukmu,
terima kasih tuk kata yang kau hiburkan diantara tangisku
dan terima kasih tuk semangat yang kau bisikkan di tengah lemahku.
seperti telah diatur olehnya, sebelum semua ini terjadi padaku, kita berkenalan.
walo awalnya hanya sapaan yang sangat standart, asl pls!

sahabat, hari ini ingin sekali aku bertutur seperti kemarin. membagikan duka ini kepadamu, walau dirimu (mungkin) akan jenuh dengan ceritaku yang itu2 juga. tapi kamu harus sabar dan mengerti, bahwa seminggu bahkan mungkin sebulan ke depan aku bakal bawakan cerita yang sama, tokoh yang sama, dan..... dengan air mata yang sama.

sudahlah! berhentilah memintaku usaikan tangis. karena tangis ini masih selalu ada. sepanjang aku ingat cerita itu, tangis ini akan selalu menyertainya, sepanjang itu pula aku merindukan tokohnya. biarkan aku dulu sahabatku, tugasmu hanya mendengar, menyimak dan memintaku bersabar. tapi jangan pernah coba memintaku melupakannya.
ibarat tanaman, dirinya telah berakar di hatiku. tertanam dalam dan kuat. untuk membuatnya mati, aku harus meminum racun yang super hebat. atau adakah pejantan yang tangguh mencabutnya?

sahabat, ternyata kamu masih di sana, di sudutmu, menyepi. mimikmu isyaratkan beban yang juga saat ini tindih hatimu. ah bagaimana mungkin aku bisa berbagi saat ini. bukankah dirimu yang butuh tempat tuk letakkan beban saat ini?

sahabat, berkali-kali aku klik id mu di listku, mengetikkan beberapa baris keluhan, kemudian aku klose kembali. tiada keberanian tuk tekan n-ter. tidak! hari ini aku harus memberikan ruang padamu, tuk redakan gejolak yang mengaduk-aduk hatimu. bila kau percaya, luahkanlah padaku, seperti yang selama ini aku lakukan kepadamu.

sahabat,
ibarat padang hijau nan luas tempat meletakkan segala beban
ibarat telaga nan bening tempat berbasuh ketika gerah
ibarat mata air yang sejuk tempat mereguk ketika kehausan

Thursday, August 03, 2006

jikA

jika kau dapatkan melati
jangan harapkan mawar
jika kau dapatkan mawar
jangan impikan anyelir
ilalang di tanahmu pun akan indah
jika kau rawatnya dengan cinta

apapun adanya dirimu, kuterima, kan kurawat dengan cinta!

Wednesday, August 02, 2006

invisiblE tO everyonE

banyak banget tekanan2 yang aku alamin akhir2 ini. juni juli kemaren, boleh dikata bulan penuh kerikil. tapi yach, aku pasrah aja, sambil tetep memohon bimbingan dan petunjukNya. tekanan2 yang aku alami, aku yakin itulah yang terbaik buatku kali ini. sebagai ajang berlatih, ajang belajar dan ajang intropeksi diri.
kiamat kecil, aku sebut demikian, ketika aku sadari aku kehilangan beberapa hal. ya orang2 dekat, orang2 yang selama ini mewarnai hidupku. yang membuat aku tersenyum, tertawa, pokoknya yang seneng2 gitu. huuuuuu, sesak dech rasanya. bawaannya mau nangis muluw:((:((
untung aku segara tersadar. nangis itu bukan jalan keluar. nangis cuma tuk nyuci jiwa yang ternoda oleh kecewa. nangis tuk basuh darah yang mengotori hati. gitu hati dah bersih dari darah, ya harus senyum lagi. life must go on lah. air mata yang masih mau keluar, mending disimpen, sapa tau bisa buat mandi saat kemarau, weksss ga nyambung, huehuehuehue.
cuman aneh yach. setelah kejadian kemarin itu, aku merasa lebih baik kalo nyepi. kamar jadi tempat terindah. ngobrol ama beruang gede yang selalu setia menungguku. trus kalo lagi online, aku merasa tenang jika invis. hening banget dech.
hening, ternyata ada pada invisible to everyone. waduh bener ga yach???
untuk saat ini, seperti itulah yang aku rasakan.

Friday, July 28, 2006

mencintA di jalanMU

YA ALLAH
jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu
agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu.

YA ALLAH,
jika aku jatuh hati,
ijinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya bertaut padaMu
agar tidak terjatuh dalam jurang cinta yang semu.

YA ALLAH,
jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya
agar tidak lalai aku merindukan surgaMu.

YA ALLAH,
jika aku menikmati cinta kekasihku,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di 1/3 malam terakhirMu.

YA ALLAH,
jika kau halalkan aku merindui kekasihku,
Jangan biarkan aku melampaui batas
sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu

YA RABBANA,
jika aku jatuh hati, jagalah hatiku agar tidak berpaling dari hatiMu.

YA ROBBUL IZZATI
,jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yg merindui syahid di jalanMu.

Thursday, July 27, 2006

tasmaniA


hepy besdey tuyu
hepy besdey tuyu
hepi besdey hepi besdey hepy besdey tu..... yu................


lagu selamat ulang tahun buatmu itu telah bergema dihatiku sejak kemarin. ku nyanyikan berkali-kali, berulang-ulang sampai aku jatuh tertidur, ntah pukul berapa. yang pasti aku tertidur setelah membisikkan selamat buatmu tepat tanggal 27 juli. selamat ulang tahun yach!
lelah aku. pesta ultahmu aku rayakan sendiri di pikiranku. lagunya aku nyanyikan sendiri, lilinnya pun aku tiup, setelah membisikkan permohonan kepadaNya.
rabbi, bagikan untuknya kedamaiaan dan cinta yang hakiki.
damai yang selalu iringi langkahnya , cinta yang selalu teduhi hatinya
pengampunanMu, anugerahkanlah. sebagai manusia biasa tentu tak luput dirinya dari berbuat salah dan dosa. ampunkanlah dia ya rabbi!
perlindunganMU, payungkanlah. kehidupan keras di dunia akan rentan baginya mendapatkan celaka.
bimbinglah langkahnya ya rabbi, agar tak lagi mengambil jalan yang salah. terangilah jalannya yang menuju ke arahMu. cahaya-cahaya itu akan menjadi petunjuk tuk sampai dikedamaianMu.
rabbi, semua dosa, salah, khilaf yang pernah dia ukirkan, di kertas, di batu, di tanah, di hati sesama, hapuskanlah! izinkan dia terlahir sebagai manusia yang baru, bersih, pada hari ini, tepat pada hari ulang tahunnya.
maafkan dia atas semua kata dan janji yang pernah dia ucapkan dan teringkari!
berikan untuknya cahaya hidup, cahaya yang terpancar di wajahnya.
rabbi, berilah petunjuk dan bimbingan dalam kegamangan ini. amin!!!
bila aku mampu, kuingin duduk disana, bukan saja berdoa tukmu di tulisan ini. bila aku mampu, kuingin bersamamu. tapi masihkah hal itu kau inginkan?
tasmaniaku

Tuesday, July 25, 2006

sepertI mataharI

seperti matahari yang selalu datang hangatkan dinginnya pagi, seperti itulah aku ingin kau ada untukku. seperti rembulan yang datang terangi malam sepi, seperti itulah aku akan ada untukmu.
banyak kata yang ingin kututurkan kepadamu. tuk ceritakan betapa aku sayang dirimu. banyak hal yang ingin kulakukan untukmu. tuk buktikan betapa aku mencintaimu.
semua itu tak semudah yang aku bayangkan. masih saja ada antara yang menyela kita. masih saja ada celah yang menghalang. seperti sebuah cita2 mulia untuk menggapainya, cinta inipun tak luput dari berbagai badai. menguras habis air mataku. menyita semua konsentrasiku. aku tak berdaya kini. aku tidak bisa apa2 tanpamu.
harusnya kau ingat, dirimu telah menjadi inspirasi bagiku. sumber semangat yang aku butuhkan tuk beraktifitas.
lihatlah aku disini, saat ini. lemah aku. lunglai aku tanpa sapamu. bahkan kadang aku merasa menjadi sangat bego, ga ngerti apa2. hanya memandang kosong pada suatu tempat yang aku juga tak tau apa itu.
sepiiiiii tanpamu. tak ada tawa. mengapa hari2 yang kemarin hilang?
seperti matahari, kuingin kau ada. seperti rembulan aku akan selalu ada. di bumi cinta ini, aku menunggu terbitnya matahariku. sudahlah. usaikanlah sembunyimu di balik gunung. bumi cinta masih disini selalu menanti matahari cinta. bumi cinta masih disini menanti bersama rembulan.
aku tau engkau pasti kembali, seperti matahari yang selalu kembali sinari bumi
(untukmu yang jauh, tanpa kabar yang jelas, aku rindu)

Monday, July 24, 2006

pageeeE

selamat pagi.
alhamdulillah seneng banget hari ini bisa duduk anteng lagi di depan kompi. klik kiri klik kanan, n-ter. hmm ga bosan2 nya.
seneng banget hari ini bisa tersenyum lagi, walo cuma sendiri, senyum ama monitor (ga gila ding, kalian semua pasti seperti aku juga, heheheh). artinya lagi hepi nich.
banyak hal yang mesti aku syukuri. ya, karena masih bisa hirup udara pagi, masih bisa ngetik kalimat2 ini. dan masih bisa say hello ke temen2. hmmm ternyata hidup sangat menyenangkan yach. iya kalo aku bisa lagi bersikap pasrah dan sabar atas sakit, kecewa, luka (ahh ga, ah, must forget it!! life must go on).
tiap pagi aku usahain nonton berita dulu, sebelum ninggalin rumah. metro tv it's my favorit chanel. ihhh ngeri, bergidik, sedih bahkan nangis mendengar bencana dimana-mana. ya allah, ampuni kami anak negeri. cukupkanlah derita disini saja. yap aku berbisik seperti itu.
(tuchkan, apa artinya kecewaku dibanding derita yang dialami korban bencana???)
semoga besok pagi ga ada lagi berita yang mengabarkan bencana.
stopP bencana di tanahku. caranya stop bikin salah, stop bikin dosa!

heninG malaM

malam nan hening. betapa sulit kutemukan lagi. untuk menemukan keheninganmu, aku harus pergi beberapa kilo dari sini. menyepi di sudut desa, menyendiri di kaki gunung. jauh dari hiruk pikuk duniawi, hilang dari silau cahaya.

dalam heningmu malam, aku temukan banyak hal. ya perenungan akan kelakuanku. dalam heningmu, kadang cepat bagi aku tuk menemukan salah. cepat bagi aku tuk menyadari kekhilafan, dan segera berseru, mengucapkan istigfar.

sungguh aku ingin berlama-lama denganmu, hening malam. namun mengapa usiamu begitu pendek. hanya beberapa jam dalam sehari aku bisa bersamamu. atau aku yang tak tau menemukan heningmu? yang mungkin terbentang panjang dan lama?

ah.... tidak. keheninganmu telah koyak, robek, oleh suara2 dunia.

malam, dalam gelapmu yang pekat, aku temukan kedamaian. dalam heningmu yang diam aku dapatkan ketenangan. tapi tak bisa berlama-lama kita bercengkrama. lantunan ayat suci dari masjid, kokok ayam, mengabarkan bahwa matahari segera muncul, mengintip dari timur bumi.
sirnalah gelapmu, sirnalah heningmu bersama keringnya embun di dedaunan. dan sirnalah ketenangan yang aku dapatkan.
(la.... asya, ntar kan malam lagi, don't worry! honey)

Kunjungan Abang

Kepergian orang yang kau sayang senantiasa menyisakan duka meski kau tahu bahwa memang seperti itulah adanya. Dia harus pergi tanpa dapat di...