Thursday, August 30, 2007

kecapeaN

Kemarin aku benar² kecapean. Tanpa nunggu Andev, langsung pulang. (Biasanya aku ngobrol² ama Andev di Simpul sebelum pulang. Karena ga bawa motor, aku minta tolong antar pulang sama temen. Sampai di rumah pukul stengah 9, langsung tiduran.

Ga sempet lagi cuci kaki-tangan dan basuh muka. Pokoknya yang ada di pikiran cuma mau rebahan dan pejam mata. Uhh.. capek banget, setelah dua hari sibuk terus.

Pukul 10 terbangun, baru dech sholat Isya. Makan malam telat lagi nich. Malah kemudian tidak makan sama sekali. HIlang selera lagi. Duch kalo gini terus, bisa ancur ini badan. Sudah capek, ga bisa makan lagi. Ternyata aku cuma pengen tidur. Makannya besok pagi aja dech, pikirku.

Aku kembali masuk kamar, tidur lagi. Tiba-tiba aku ingat kalo besok hari kamis (hari ini). Lha kalo kamis kan jadwal puasa... artinya besok pagi ga makan dong heheheh. Langsung aku setel wekker pukul 3.30. Iya nich aku harus makan jam segitu kalo masih mau puasa.

Alhamdulillah pukul 3.30 aku terbangun. Makan seadanya, trus minum susu, abis itu tidur lagi. Hasilnya, sholat subuh hampir kepagian, hahahha... (sapa suruh tidur lagi???)

Wednesday, August 29, 2007

akU menangiS







tidak tidak sekuat yang aku kira

tidak sekuat yang engkau kira

lihatlah

pada akhirnya akupun menangis

ketika tak mampu menanggung semua beban ini
marah, kesal, kecewa, sedih
semua memicu air mataku
jika langit hari ini cukup cerah
maka tidak dengan hatiku
mendung yang menggayut
kemudian terkucur airnya lewat mataku

aku menangis

Wednesday, August 22, 2007

doA cintA

doa.... bila mungkin ku ingin kisah ini yang terakhir dalam hidupku. biarlah cinta ini kusembahkan padamu semoga tabah yang kupinta dariNy selalu ada untukku demi bersamamu ku akan menantimu, di tempatku yg henin i love u

Tuesday, August 21, 2007

akU ingiN perGi

aku ingin pergi
sejenak saja
jangan halangi
biarkan aku
sampai kutemukan tawaku

aku ingin pergi
semoga sejenak saja
biarkan aku
ku akan cari senyumku

aku ingin pergi
sekarang
jangan halangi aku,
biarkan aku

Monday, August 20, 2007

menujU pulanG

ketika kau lelah
ketika tersisih dari dunia
ketika kau sendiri
usah kau lara
langkahkan kakimu menuju pulang
sebuah rumah yang dulu kau dirikan
selalu terbuka pintunya untukmu

pergilah sejauh yang engkau bisa
langkahkan kakimu ke tempat yang kau suka
namun jika kau terluka
jika kau tak punya apa-apa
ingatlah tuk kembali ke rumah
karena di rumah itu, kau memiliki segalanya

20 agustus tahun lalu
20 agustus tahun ini
semoga rumah ini selalu mampu aku jaga
walau badai tak pernah jauh
aku berdiam di rumah ini
menantimu pulang dari langkah panjangmu
ketika semuanya tidak lagi bersahabat denganmu
ingatlah, akan rumahmu di tempat engkau dapatkan kedamaian
arahkan kakimu menuju pulang
arahkan kakimu menuju rumah

Friday, August 17, 2007

untuK pahlawankU (proklamaSI)


pahlawan
tersenyumlah engku di surga
hari ini
kami, anak cucumu
mengibarkan bendera yang telah merah oleh darahmu
di langit biru negeri kita


pahlawan
sukacitalah engkau di surga
hari ini
anak cucumu
menyanyikan lagu gempita itu
lagu yang dulu tidak boleh dinyanyikan


pahlawan
damailah engkau di surga
hari ini, dalam hening kami
terucap doa tulus untukmu


terima kasih tuk pengorbananmu
terima kasih tuk darah dan air matamu
terima kasih tuk semua yang engkau lakukan
demi anak cucumu

Thursday, August 16, 2007

kepadA angiN

kepada angin
kubagi resahku
kepadanya pula
kubagi perihku

hanya kepada angin
tidak kepadamu
tidak juga kepadanya

Wednesday, August 15, 2007

diA adalaH.....

dia adalah langit
ketika aku terbaring di rerumputan
dan tengadah ke atas sana
aku melihatnya

dia adalah bintang
kerlipnya begitu indah di langit gelap
membuatku enggan berlalu
melepas pandang dari kerlipnya

dia adalah rembulan
membuat malam-malam kelamku menjadi indah

dialah matahari
menyapaku setiap pagi dari tidur lelapku
membuat aku terbangun tuk menatap langit

dia adalah semangat

sePI

sepi sekali di sini
meniti hari tanpamu
merenda harapan

tak peduli tatap mereka
tak percaya kata mereka
kau tak kan kembali lagi

sepi sekali di sini tanpamu
namun tetap ku merenda harap

Tuesday, August 14, 2007

sajaK paGI

pagi...
biarkan aku sapa langitmu dengan sajak
ikhlaskan aku hidup aroma bungamu dengan senyuman
dan ijinkan aku kecup gadismu dengan sejuta kerinduan

hmmm.. sajak dari 08193366xxxx

Saturday, August 11, 2007

matahaRI, embuN, rembulaN

matahari pagi tak pernah ingkari bumi,
tuk bebaskannya dari belenggu gelap malam.
embun bening tak pernah kikir,
tuk bagikan basahnya pada dedaunan, rerumputan.
rembulan tak pernah lupa
tuk iringi jejak malam mencapai pagi.

semua itu ajarkan aku tuk selalu peduli

Flashback (suraT untuK mungguR)

Flashback...,
hari ini, aku buka kembali email yang pernah aku kirim dan kau kirim untukku.
aku baca,
aku tersenyum
aku meringis
hmm begitu banyak cerita yang pernah kita tuliskan
tentang pacarku
tentang pacarmu

hari ini aku ingin duduk bersama kamu
membaca kembali email2 kita
seperti tahun lalu waktu kita bertemu
duduk bersama diwarnet, tertawa

walau semalam kita berbicara
walau semalam kita tertawa
namun inginku belumlah terwakili
bilakah kita bertemu lagi?

jaga dirimu sahabatku

rileynA Munggur

selamat untukmu berdua
semoga kebersamaan ini selalu menjadi milikmu
tahun ketiga persahabatanmu
semoga berlanjut hingga ketahun-tahun berikutnya

selamat kepada rileyna
yang selalu bisa memaafkan munggur
selamat kepada munggur
yang selalu bisa mengerti rileyna

10 agustus 2004......
Halo apa bener ini rileyna? Dahiku berkerut... telepon dari sapa nich?
"Hai, aku Munggur masih ingat kan? Awas kalo bilang lupa, kita baru aja ceting, satu jam yang lalu" Lanjutnya beruntun.

"Hah?" spontan aku terkejut. merasa suprise dia benar2 menelepon. padahal aku nolak waktu dia minta nomor telepon. Soalnya dari pengalaman2 sebelumnya, teman ceting cuma suka minta nomor telepon tapi suka menelepon, hahahhah.

"Eh kamu masih disana kan? Koq diam aja?"
"Hehehe, makasih yach kamu bener2 menelepon.
"Iya nich aku lagi di wartel, soalnya hp ku lagi eror"

Percakapan mereka berlanjut. Sangat akrab seakan-akan mereka telah pernah bertemu sebelumnya. Padahal perkenalan itu baru saja terjadi, ketika Rileyna cheting di "mirC"

Seminggu, sebulan, setahun....
Rileyna dan Munggu menjadi temen. Walo mereka berjauhan, tapi kontak jalan terus. Fasilitas email, cheting dan telepon yang menghubungkan mereka. Apapun yang dialami Munggur seketika itu juga Rileyna tau. Rileyna pernah menangis ketika Munggur bersedih karena hubungannya dengan pacarnya ditentang keluarga, juga ketika pacar Munggur meninggal.

Sebaliknya Munggur pernah resah ketika Rileyna mengabarkan putus sama pacarnya. Mereka berdua benar-benar telah menjadi sahabat, tempat untuk saling berbagi.

rileyna dan munggur
semoga selalu menjadi sahabat yang saling menjaga.

Thursday, August 09, 2007

agustuS itU seperTI......

Agustus itu seperti apa yach...

hmmm, aroma cat semakin kental
beberapa pagar telah berganti warna
kain merah putih berjejer rapi
bersanding dengan warna cerah lainnya

jalanan setiap sore ramai
anak sekolah, ibu2, bapak2
melangkah tegap dibawah komando sang pemimpin
mereka latihan berbaris

di lapangan
hijau rumput telah pudar
terinjak kaki yang berlari, melompat
ada berbagai lomba yang digelar
pagi hingga sore, selalu terdengar sorak

beberapa pelajar pilihan tak peduli dengan sorakan itu
tanpa mengeluh mereka melangkah dari ujung ke ujung lagi
kadang mendekat ke tiang tempat bendera sering dikibarkan
o0o mereka yang bertugas mengibarkan bendera pada tanggal 17 Agusutus besok
pantas saja mereka begitu serius berlatih
tak peduli panas dan debu.

agustus seperti ini yach
dari pagi hingga malam selalu ramai
panggung rakyat setiap malam meriah...
lebih meriah sekarang, dibanding ketika artis kdi yang datang
wah... memang banyak yang mau menonton malam ini
yang dipanggung itu kan anaknya, adiknya, ponakannya, temannya, pacarnya,
pokoknya kenalan mereka

jadi agustus itu seperti ini yach
hari ketika semua kota bersolek
pagar dan gedung di cat baru, di beri bendera merah putih plus umbul-umbul
tulisan dirgahayu indonesia dengan angka 62 ada di beberapa tempat strategis
duch... senangnya dengan suasana seperti ini

agustus selalu mengingatkan aku akan sosok almarhum ayah
agustus mengingatkan ketika aku harus mengecat pagar bersama ayah
memasang bendera dan umbul-umbul

agustus selalu mengingatkan aku akan film2 perang
film janur kuning yang dulu sering aku liat waktu aku masih kecil
agustus selalu mengingatkan aku akan buku sejarah yang pernah aku baca ketika masih sekolah

agustus buat aku merenung
tentang perjuangan mereka yang kita sebut pahlawan
aku yakin
di atas sana, mereka tersenyum bahagia
melihat kita, anak cucunya menikmati kebebasan buah dari perjuangan mereka.

agustus itu seperti.....
agustus itu ya jangan lupa tabur bunga di taman makam pahlawan
dan kirim doa untuk mereka yang tidak dimakamkan

agustus itu adalah harinya sang pejuang.

Tuesday, August 07, 2007

sedihkU

aku ingin bersandar di bahumu
ingin kutumpahkan semua air mataku
dan tak perlu kau tanya
tak perlu pula kubercerita
kau telah sangat mengerti mengapa aku menjadi seperti ini

Friday, August 03, 2007

terjajaH rindU

tiada dayaku
aku terjajah
kendati ku lawan sebisaku
namun aku masih juga kalah

bertekuk aku
ingin kukatakan kekalahanku
akan kuakui kemenanganmu
namun aku telah tidak mampu

hanya sirat mataku.....
ceritakan semua rasa
aku kalah
aku terjajah
akan rindu padamu

Wednesday, August 01, 2007

pulanglaH

pulanglah
usaikan resahmu
di sini, di rumah kecilmu nan indah
temukan semua damai yang dulu milikmu

pulanglah
usaikan resahku karena merindukanmu
disini di rumah kita
kembalikan semua tawa yang kau bawa pergi

seperTI dauN guguR

seperti daun gugur
melayang terbawa angin
menjauh dari pohonnya
akan terdampar di mana?
di hutan?
di lembah?
di padang?
di sungai?
di laut?
seperti daun gugur
semakin jauh terbawa angin

Kunjungan Abang

Kepergian orang yang kau sayang senantiasa menyisakan duka meski kau tahu bahwa memang seperti itulah adanya. Dia harus pergi tanpa dapat di...