Wednesday, October 18, 2006

mudiK

disana tempat lahir beta
di buai dibesarkan bunda
tempat berlindung di hari tua
tempat akhir menutup mata........

mudik
betapa indahnya kembali ke udik
bertemu sodara dan handai taulan
berpelukan
melepaskan rindu yang telah lama membebani

betapa indanya kembali ke udik
bertemu sahabat masa kecil
mengenang kisah masa2 sekolah
mengenang tawa, tangis, yang sekarang ga mungkin terulang lagi

betapa indahnya kembali ke udik
menikmati udaran pagi yang segar
menikmati embun di rumput hijau halaman rumah
dan kicau burung yang tak hentinya bernyanyi

betapa indahnya kembali ke udik
walau hanya menemui rumah kecil
tanpa bunda yang dulu suka duduk di sudut teras menantiku
tanpa ayah dulu suka mengaji di ruang tamu menungguku

betapa indahnya kembali ke udik
walau kini aku hanya bisa menemui pusara mereka
namun ukiran kasih sayang dan cinta mereka
terpahat kuat di hatiku

ayah bunda, ku kan pulang bersimpuh di sisi pusaramu
di hari nan fitri esok

aku mudik lebaran juga besok, insya allah
walau tidak seseru mudiknya teman2 di pulau jawa, tapi yach kembali ke kampung halaman tetep aja mudik namanya.


mudiknya aku ga terlalu ribet. ga perlu berebut karcis atau antri seharian di stasiuan. ga perlu bawa barang banyak2. paling aku bawa pakaian 3 lembar, trus bersama motor bututku, aku berkendara sekitar 1 stengah jam dari watansoppeng ke watampone, tanah lahirku, tempat yang selalu kurindui. tempat dimana aku mengukir banyak kenangan bersama orang tua. tempat dimana semua keluarga, paman, bibi, sepupu, sahabat menantiku.






1 comment:

atiya said...

heheheks .. asya mudiknya cuma 1 jam ..deket amat :D ... anyway sama2 mudik siy emang :D .. asya Met Lebaran Yaaa ... banyak maaf untuk kesalahan atti yaaa :D .. jwisong hamnida (maaf) ... niy atti kirim kue putri salju bikinan ndiri .. :D

Kunjungan Abang

Kepergian orang yang kau sayang senantiasa menyisakan duka meski kau tahu bahwa memang seperti itulah adanya. Dia harus pergi tanpa dapat di...