Thursday, May 01, 2008

akU kesaL

dear....
harapanku nama besarmu menjadi modal bagi anak-anakmu untuk berjiwa besar pula.

Demi Allah aku sangat tidak suka jika sebuah kelompok atau golongan atau seseorang yang sudah besar, sudah mapan kemudian berlaku sombong. berlaku seakan dia yang terindah, terbaik, terhebat dan terdepan. Ugh... kesellllllllllll.

Okelah, mungkin dari beberapa segi kehidupan kamu emang terbaik. Lahir dan besar diantara orang hebat, orang penting, tapi tidak serta merta hal itu bisa jadi alasan bagi kamu untuk merasa the best.

Ketika ada orang lain atau kelompok lain yang baru merangkak, belajar berjalan atau mencoba berdiri untuk berjalan kembali setelah ia terjatuh ke jurang terdalam pun ga pantas kamu tertawakan atau menilainya buruk.

TUHAN aja MAHA PEMAAF dan selalu memberi kesempatan kepada manusia untuk berubah. Tidak langsung memvonis begitu saja, jadi kenapa kita sebagai manusia yang diciptakan TUHAN ga meniru DIA. Kenapa harus sombong dengan segala kelebihan yang dimiliki sekarang?

Kukira semuanya telah dewasa. Mampu menerima pilihan orang lain di sekitar kita. Mampu dan mau hidup berdampingan seperti yang selalu diajarkan sejak jaman TK dulu. Tapi kenapa masih ada ucapan-ucapan yang terkesan men-tendensi kelompok atau orang tertentu?

Jujur, aku kecewa
Pliss hentikan kecurigaan, penilaian buruk, dan keraguan pada mereka. Biarkan mereka berjalan disamping kamu. Biarkan mereka seperti dirimu walau kalian tidaklah sama persis. Kalian itu sama namun beda, dan perbedaan itu janganlah jadi alasan bagi kamu untuk memandang sebelah mata pada mereka.

uhgggggggg, kesal dan bingung sendiri

Kunjungan Abang

Kepergian orang yang kau sayang senantiasa menyisakan duka meski kau tahu bahwa memang seperti itulah adanya. Dia harus pergi tanpa dapat di...