Saturday, October 18, 2008

terimA kasiH telaH menyakitikU

dia menggores hatiku

dia membuat aku terluka

dia benar2 membuat aku merasakan sakit

dia membuat aku menangis

meringkuk di tempat tergelap dalam bilikku

aku menjauh

tak ingin bertemu lagi setelah itu

tak ingin ada kontak

tapi selalu saja ada caranya untuk menyakitiku

dan selalu saja aku merasakan sakit yang sangat

sungguh, aku merasa tidak kuat menghadapi semua

aku terpuruk, aku menangis

jika saja saat itu aku tidak mendekat kepada-Nya

aku tidak tau apakah saat ini aku masih bisa duduk disini

menuliskan kisah ini

dia pernah melukaiku

aku berkata, aku merasa, aku memaafkan dia

tapi mungkin hanya kalimatku saja memaafkannya

buktinya hingga saat ini aku tidak bisa melakukan kontak dengannya

biarlah hilang semua

aku tidak mau tahu lagi tentang dia

aku anggap tidak pernah ada apa2 diantara kami, aku anggap aku tidak pernah kenal dia

hingga suatu hari aku mendengar sebuah kisah yang mengajarkan aku untuk berterima kasih kepada orang yang pernah menyakiti atau melukai.

jika saja dia tidak melukai atau menyakiti aku, apakah aku bisa mendekat lebih dekat kepada-Nya?

jika saja dia tidak menyakiti aku kemarin, apakah aku mampu setegar sekarang?

terima kasih kepada dia yang telah menyakiti aku

terima kasih telah mengajarkan aku akan sebuah kesabaran

semoga di hidupnya, dia tidak mengalami sakit seperti yang telah dia torehkan padaku.

3 comments:

Vektorika said...

aduh login komennya aneh :P gak ada buat anonymous ato laennya :p
katlea nih asya ,aduh jangan bersedih gitu, tegarlah dan berjuanglah untuk sisa hidup yang kita gak tau bakalan ampe kapan :)

arief said...

waaah betul-betul menyentuh

susah juga nih kalo kolom komentnya seperti yang dikatakan vektronika

jadi susah memperkenalkan diri..

www.pharmacy.web.id

Meity said...

Asya, itu tandanya Allah sayang kamu. Karena sesungguhnya Dia ingin kamu lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

Satu hal yang akan terasa lebih indah adalah membalas perilakunya dengan memaafkan dia dengan ikhlas.

Percaya satu hal bahwa, satu hari nanti orang yang sudah menorehkan luka itu akan mendapatkan hidayah dari-Nya dan saat itu dia akan mengingat semua perilakunya terhadap kamu.

You did a good job sist, memilih untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya, karena itu artinya Allah ada di hatimu.