Saturday, December 16, 2006

kupercayakaN hatikU padamU

karena telah berkali terhempas
maka ia tak lebih dari serpihan
yang coba ku rekatkan kembali

karena telah berkali terinjak
maka ia tak lebih dari ampas
yang coba kubenahi lagi

karena telah berkali tertusuk
maka ia tak cukup utuh
dan coba ku tutupi semampuku

karena tlah berkali terluka
maka ia tak cukup indah
penuh jahitan, tambalan, sulaman

akankah kau lukai juga hati yang telah berkali retak?
jangan buat aku menangis!
karena telah kupercayakan hatiku kepadamu

Sunday, December 10, 2006

izinkanlaH anaK bumI




diselimuti malammu yang hening.
terbuai aku dalam lelapku bersama mimpi2 indahku.
indah rembulanmu, jadi saksi damainya mata ini terpejam
dengan harapan, esok pagi terbangun, menikmati sajianmu yang khas.
embunmu nan bening sejukkan relung hatiku
mentarimu yang malu2 tebarkan emas di mayapada
kicau burung, udara segar, ohhhhhhhhh, ku lepaskan udara sisa nafasku semalam
ku ganti dengan udaramu yang segar
sembari aku menatap ke timur
coba menyelami makna lukisan di langit sana
mungkinkah disana adanya surga?
tanyaku dalam bisikan, demi takjubnya akan langit nan jingga itu.

wahai, yang maha!
izinkanlah aku, kami, anak bumi
nikmati alamMu yang indah ini
mereguk bening airMu
menyelam di telagaMu
menanam di atas tanahMu
terlelap di bawah langitMu
bernafas dengan udara segarMu

maafkan kami
atas salah, hingga bumi indahMu ini ternoda
maafkan kami atas sesat hingga azabMu pun tiba
ampunan dan kesempatan, berilah lagi kepada kami
berilah kesempatan kedua

ketenangan ini terkoyak
luluh lantak oleh angin puting beliung
betapa matapun menjadi terbeliak
menyaksikan ratusan rumah rusak
atap yang terbang, dinding yang terlepas
dan tiang2 roboh, merapat ke bumi

ya rabbi
betapa kami tidak kuasa
atas segala musibah
jika semua ini adalah hukuman atas segala dosa kami
maka berilah kesempatan ke dua bagi kami
tuk menebus dosa dan berubah ke arah yang lebih baik
merawat alamMu
merawat akhlak kami

minggu, 3 desember dan sabtu 9 desember 2006, angin puting beliung melanda kabupaten soppeng. dilaporkan ratusan rumah rusak dalam peristiwa tersebut. kerugian di taksir lebih dari 1 m.


kitA

begitu jauh
tak tersentuh
namun, kita
tlah merasa satu
ntah siapa dirimu adanya
pun aku, tak kau tahu pasti
hanya lewat ketikan
kita saling sapa
bertukar tanya
berbagi cerita
aku di timur
kau di barat, utara, selatan,
kau dan kau ada dimana-mana
dari sabang ke merauke
berbagai kota kau dan kau tempati
kita, begitu dekat,
sangat akrab
aku tau apa yang kau suka
aku paham apa yang tak kau suka
saling sayang
saling cemaskan
saling peduli
tuk teman2 di alam maya. semoga kebersamaan ini berlanjut hingga di alam nyata dan alam akhirat

Wednesday, December 06, 2006

adA apA dengankU

dia hilang begitu saja
pagi ini, tepat ketika aku sudah di depan monitor
lenyap dari tempatnya
padahal tadi masih bersamaku
saat aku mengambil wudhu sholat subuh.

dia menguap begitu saja
tanpa sisa ataupun bekas
ada apa?
kenapa?
bukankan tadi kita masih bersama
merasakan dinginnya pagi

ntah kenapa dia pergi
padahal sekian lama aku bersamanya
setiap hari dia yang pertama bersamaku
kala aku bangun pagi

ada apa dengan senyumku?
kenapa dia hilang pagi ini?
atau seseorang yang jauh disana sedang mengalami sesuatu hari ini?
jawablah wahai matahari
jawablah wahai alam

apakah ini sebuah firasat? ga tauuuuuuuuuu.

Tuesday, December 05, 2006

satU jaM sajA

Satu jam saja
Kendati demikian
Hadirmu hari ini terasa sangat berarti
Satu jam saja
Buatku sadari besarnya cinta kita
Buatku sadari sayangmu padaku

Thank’s for your coming

Tuesday, November 21, 2006

daN cintA

dan cinta
biarkan ia menari , bernyanyi
warnai kehidupan
biarkan ia bercanda, tertawa
bermain di taman hati
biarkan ia berlari, bergulingan, berbaring hingga tertidur di rumput jiwamu

dan cinta
jangan biarkan diamuk oleh ragu yang tak beralasan
ragu itu hanya hadirkan resah, andai-andai
jangan biarkan dihantui cemburu yang buta

for my honey,
sms mu buat aku kelimpungan, panik, sedih, pengen ngakak, campur aduk.
now, i know how much you love me
sesungguhnya, walaupun kita jauh seperti ini, tak pernah henti diriku mencintamu





Thursday, November 16, 2006

diA datanG

dia datang
sukaria menyambutnya
tersenyum, tertawa bahagia
seuntai musik ingin mengiringinya
lengkapi tarian yang hendak disambutkan padanya

tersendat
gemulai tangan belumlah terayun
langkah kaki tertahan
sambutannya tertahan
begitu tergesa dia
padahal telah lama dinantikan
dan begitu banyak yang menantikannya

kupandangi rumput
bunga
daun
pohon
tanah
semua

kalian kecewa dengan datangnya yang sekejap itu?
tidak!
serentak jawaban itu
kami telah bahagia walau dia muncul sekejap
kami yakin dia kembali lagi esok
dia akan kembali lagi esok

hujan:) tidak usah engkau malu
jangan risih dengan sambutan meriah ini
biarkan airmu mandikan kami
biarkan airmu basahi bumi
puaskan dahaga yang berbulan

alhamdulillah, pukul 14.02, hujan sekejap




Wednesday, November 15, 2006

ketikA pintumU tertutuP

how are you?
tanyamu akan kabarku buatku terharu
ternyata masih ada perhatian buat aku
padahal aku tau, akan seribu benci-mu kepadaku
kuklik tanyamu itu
tuk memberi kabar akan diriku
bahagia rasanya
ingin kutuliskan banyak cerita
kubagi banyak suka
namun ku tertegun
pintumu telah kau tutup
tuk seorang asya
aku masih disini, masih di tempat yang sama
masih dengan rasa yang sama
dengan harapan yang sama
pintuku selalu terbuka buatmu.
jangan sekedar tanya akan kabarku
izinkan pula aku tau akan kabarmu

harI keberapA?


hari keberapa?
aku telah lupa
tak berbilang sudah aku berdiri disini
arahkan pandang ke segala arah
balik kiri, hadap kanan, memutar ke belakang
jauh mata memandang,
ingin kutembus langit yang biru itu
yang dihiasi awan2 putih

kendati ada rasa takut akan takabur
namun terbetik pula di hatiku
aku bosan dengan langit yang biru
tak ingin melihat awan putih

gerah
tubuh ini, setiap saat mandi oleh keringat
muram
pohon di halaman tlah merunduk pasrah
ditinggalkan daunnya yang gugur satu persatu
sekarat
rumput2 menarik nafas sekali-kali, berat.
aku rindu langit hitam yang dipenuhi mendung
aku rindu kilat yang diantar halilintar
aku rindu hujan.
aku rindu air

sebelum semua tanahku retak-retak
sebelum semua rumputku hangus
sebelum semua pohonku ditinggal daunnya
sebelum semua sungai dan sumurku kering
sudilah engkau kunjungi bumi
hujan!

Monday, November 13, 2006

harI kelimA

hari kelima,
ada yang lain dalam perasaaanku
lebih santai, lebih bebas
ada yang lain saat tidurku
lebih nyenyak, lebih lelap

hari kelima
kunikmati hidupku sendiri
tanpa kabar dari siapapun
tanpa tanya dari manapun
hari kelima aku tak memakai ponsel

Thursday, November 09, 2006

menitI kenangaN


ketika kenangan yang telah menjadi kepingan
hadir satu persatu di pikirku
tawa, canda, dan alunan lagu yang pernah kita nyanyikan bersama
kelokan jalan yang pernah kita lalui bersama
dan juga mimpi yang pernah ingin kita wujudkan bersama,
kucoba satukan kembali
meski disana sini penuh tambalan
tapi kuyakin akan terbentuk jua
akan terjadi jua
dengan bentuk pertemuan antara kita
walau baru sekarang aku memulainya
memulai menyulam kepingan kenangan kita
yang telah terberai, sekian tahun
demi menemukan dirimu, sahabatku ELLA!

mungkin tlah terlupa
telah terhapus dari hatimu
karena jarak dan waktu
yang tak peduli pada kita
jauh kita terpisah
lama tiada berjumpa
ntah dimana dirimu sahabat

dengan berbekal nekat
aku datang ke tempat kita bertemu dulu
tempat kita tertawa dulu
berkali aku bertanya
tuk menemukan letak rumahmu

terpaku aku tiada siapa2 disana
rumahmu tertutup rapat
bertahun sudah bangunan itu kosong
keterangan tetanggamu buatku sedih
begitu lama kah antara kita tiada kontak? kemana dirimu? kapan terakhir kita bertemu?
oh.. aku lupa semua

mendung di wajahku perlahan sirna
seorang adikmu masih ada di sinialh
amdulillah masih ada peluang tuk menemukan jejakmu
walau tuk menemukan adikmu aku harus melanjutkan perjalananku
seperti tadi, bertanya berkali-kali
demi menemukan tempat adikmu

jalanan nan panjang dan berliku
diapit sawah2 kering yang rindu akan curah hujan
diteduhi barisan pohon lontar
bersama angin kemarau
aku mencari dirimu
aku mencari jejakmu

dear d sweet friend ELLA
aku lupa kapan terakhir kita ketemu,
aku lupa kapan terakhir kita bicara,
aku lupa kabar terakhir darimu.
tapi aku ga sampai lupa dirimu.
bersama ANI aku menyusuri jalan kenangan kita.
where are you now, ELLA HERNOWO?

TENTANG ETIKA

 Aku baru saja selesai sholat Magrib ketika ponselku berdering. Demi melihat nama yang tertera di layar, segera kurapikan mukenah lalu merai...