Wednesday, December 26, 2007

tak terpeRi

tak terperikan
namun ku diamkan
semoga setelah semua ini
semua bunga dan senyum di dunia
tertuju untukku

seperti keramik yang indah
untuk menjadi indah ada beberapa proses yang di lalui
dari tanah liat yang kotor, di hempas, di injak, di bentuk, di bakar
di jemur, di oles, di gambar
berkali-kali terhempas, terbakar., tergores

dan lihatlah kemudian
keramik itu betapa cantiknya
putih pualam berkilau
dihiasi lukisan bunga
di tempatkan di rumah yang indah

hatiku...
kemudian akan jadi keramik
setelah terhempas dan terinjak berkali-kali
olehmu.

terima kasih untuk proses yang kau lakukan pada hatiku.

No comments:

Kunjungan Abang

Kepergian orang yang kau sayang senantiasa menyisakan duka meski kau tahu bahwa memang seperti itulah adanya. Dia harus pergi tanpa dapat di...