Thursday, September 14, 2006

kemaraU

kemarau panjang
pepohonan meranggas
daunnya menguning, lunglai tiada berdaya
akhirnya gugur satu2, melayang hingga ke bumi
berserakan di rerumputan yang telah kecoklatan meregang nyawa

kemarau panjang
tanah retak
menganga bak ingin telan kaki yang menjejaknya
berdebu
angin kering terbangkannya

kemarau panjang
sungai tak ubahnya ular yang berdiam diri
mendekam pasrah di bumi, lapar
tiada gerakan, bahkan tarikan napasnya pun telah satu2
tiada riak air disana yang berkilau ditimpa cahaya

kemarau panjang
asap membumbung tinggi
hutanku, hutan kamu, hutan dia, terbakar
pandangan terhalang
ada apa di depan sana, tak tahu pasti
samar, membingungkan

3 comments:

spy said...

Kemarau....
Kau memang terlalu panjang
Membuat jiwaku...
Kering kerontang

Hujan....
Dimanakah engkau
Mengapa tak kunjung datang
Aku menanti..siang dan malam

Aku merindukanmu
Akan keindahan pelangi
Yang kau padukan
Bersama sinar mentari

Aku merindukanmu
Akan embunmu yang tersisa
Berkilau keemasan
Diterpa sang surya

Hujan....
Kau penyejuk jiwaku
Kau penghilang dahagaku
Kau pembangkit romantismeku

Rintikmu....
Me-replay segala rasa
Tentang kenangan-kenangan indah
Yang telah pergi bersama waktu

Hujan.....
Jangan kau tinggalkan aku

spy said...

Kemarau....
Kau memang terlalu panjang
Membuat jiwaku...
Kering kerontang

Hujan....
Dimanakah engkau
Mengapa tak kunjung datang
Aku menanti..siang dan malam

Aku merindukanmu
Akan keindahan pelangi
Yang kau padukan
Bersama sinar mentari

Aku merindukanmu
Akan embunmu yang tersisa
Berkilau keemasan
Diterpa sang surya

Hujan....
Kau penyejuk jiwaku
Kau penghilang dahagaku
Kau pembangkit romantismeku

Rintikmu....
Me-replay segala rasa
Tentang kenangan-kenangan indah
Yang telah pergi bersama waktu

Hujan.....
Jangan kau tinggalkan aku

asya said...

spy yang menanti hujan:) aku yang gamang dalam kemarau, derita kita sama yach. bahkankemarau ini menjadi derita saudara-saudara kita di desa sana. sawah mereka kering, tanaman mereka hangus. lumbung tlah kosong. tiada sisa makanan yang tertinggal. tapi insya allah, hujan akan menghapus semuanya. insya allah hujan akan segera turun kebumi.

Kunjungan Abang

Kepergian orang yang kau sayang senantiasa menyisakan duka meski kau tahu bahwa memang seperti itulah adanya. Dia harus pergi tanpa dapat di...