Thursday, July 17, 2008

akU memiliH diaM

kubiarkan kau merenung


aku memilih diam ....
aku sengaja memberikan ruang padamu
dari raut mukamu saja aku sudah paham bahwa saat ini kamu sedang bad mood.

aku masih diam
ketika di kafe itu kau meninggalkan aku di meja empat.
kau pindah...
dan aku pun menahan diri untuk tidak bertanya "ada apa denganmu"
aku pun menaham diri untuk tidak mendekatimu
aku biarkan kamu dengan pikiranmu
dengan sikapmu yang aneh, asing, dan tidak biasanya di mataku

aku tetap diam
ketika kau memilih pergi dari kafe sebelum menikmati pesananmu yang tadi aku tulis di secarik kertas.

sebenarnya ada tanya yang berkecamuk di hatiku
namun aku mencoba untuk menjadi sahabat yang baik
sahabat yang bisa mengerti keinginanmu atau perasaanmu walaupun kau tidak mengatakannya
aku mencoba memahami jika saat ini kau ingin sendiri

menentukaN sikaP

Alhamdulillah, akhirnya aku bisa bernafas lega. Akhirnya aku bisa menyampaikan keputusanku atau tepatnya penolakanku padanya. Setelah sebelumnya sengaja mengulur waktu sehari dengan alasan sangat capek.

Memang sich ada rasa ga enak sama dia apalagi dia juga temen sendiri. Tapi demi Allah aku ga bisa lagi menghadapi pengadilan hati yang pasti akan mengadili aku habis2an (seperti sebelumnya), jika aku tidak menolak.

Setelah memberikan penjelasan panjang lebar, akhirnya dia bisa mengerti. Bisa kumengerti juga jika dia kesal sama aku. Apalagi dia harus nunggu semalam untuk ketemu aku, dan setelah semalam itu, aku malah menolak.

Yap akhirnya aku bisa tegas. Memang dari dulu juga mau nolak segala permintaan dia atau siapapun tapi.... kenapa dulu aku tidak mampu bicara? Dulu aku hanya merasa dongkol, bekerja dengan setengah hati. Atau kalau pun aku bisa larut dalam pekerjaan, maka berikutnya aku menyesal. Trus malamnya ga bisa tidur, merasa bersalah, berdosa.

Aku tidak mau ilmu yang aku punya aku salahgunakan. Walaupun dia meminta kepadaku diawali dengan kata TOLONG..!

Maafkan jika aku tidak bisa menolong kamu lagi. Untuk hal-hal tertentu aku akan menolak, bukan pada hari ini saja, tapi juga besok dan besok. Namun jika kau minta tolong untuk hal baik, benar dan halal, Insya Allah aku akan menolongmu.

Monday, July 14, 2008

akU membangunnyA

aku membangunnya dengan doa dan air mata
yach...
aku membangunnya dengan doa dan air mata
maka akan kupertahankan selamanya

Saturday, July 12, 2008

akU ingiN

aku ingin bicara
aku ingin kau mendengarnya
aku ingin berkata
aku ingin kau menyimaknya
aku ingin memberi tahu
aku ingin kau mengetahuinya

Tuesday, July 01, 2008

tanyA


pernahkah kau merasa butuh teman?
butuh seseorang yang bisa kau ajak berbagi
tentang perasaan yang menghimpitmu?
tanya...

Tuesday, June 10, 2008

akU kiaN malaS

Ups kaget sendiri setelah melihat tanggal posting terakhir bulan lalu, 10 Mey. Astaga... ternyata sudah sangat lama aku ga nulis di sini. Sebenarnya banyak hal yang pengen di tulis, cuma karena sibuk, jadinya ide yang ada di kepala kadang dibiarkan aja hilang.

Uhg jadi nyesel juga, ada banyak moment kemarin baik itu moment tentang perasaan atau momeng yang emang ada gambarnya ga sempat di posting disini. Aku akhir-akhir ini memang lebih sering posting di blo multiplyku,tapi disanapun cuma masukin poto. Hahahha apakah jiwa "penulis" yang dulu ada telah hilang pula?

Sulit rasanya percaya akan hal ini. Namun demi mengingat bahwa buku harianku yang di kamar juga ga pernah tersentuh, jadinya harus percaya, kalo aku skarang ini emang MALAS....

Saturday, May 10, 2008

aDi yanG telaH perGi

ADI...

Kami belum sempat bersua. kami baru aja kenalan lewat ketikan di pm yahoo messenger malam rabu lalu. Kenalnya pun atas bantuan temen ceting juga. Kebetulan fhuyenk yang lagi ceting ama Andev mengenalkan Adi sama Andev malam itu. Kemudian Andev cheting ma Adi sampai beberapa jam. Bahkan sampai berpindah ke komputerku dan memakai id YM ku. Ya akhirnya kami kenalan, cam to cam.

Karena dia berasal dari Soppeng, dan rencanya mau balik dari Jepang bulan Agustus mendatang, maka malam itu Andev ma Adi sudah bikin janji untuk kumpul-kumpul saat Adi pulang. Sudah jadi kebiasaan kami selalu kumpul2 atau ketemu-ketemu kalo ada teman dari luar datang/pulang walopun kenalnya di yahoo saja.

Mmmm bout Adi, dia lumayan...
Alisnya tebal, rambut panjang, murah senyum, bodi bagus (ga ceking), seperti itulah yang terlihat di layar komputerku malam rabu lalu.
Oh yach malam itu juga kami saling add di list YM.

Ternyata PM malam rabu itu adalah yang pertama dan terakhir. Baru aja aku dapat kabar
kalo Adi telah meninggal.

Seperti biasa, aku online di YM. Tiba2 id Adi (kelelawar_spg) mengirim pm , dan langsung aku balas. Andev yang kebetulan duduk disampingku memberi tau kalo itu pm dari Adi, kenalan baru kami.

pm nya seperti ini...........


BUZZ!!!
asya:
Adi Ngenggg: mbak knl ma yg punya id nee?
asya: iya
asya: adi toch?
Adi Ngenggg: mbak dimana?
asya: makasar
asya: sekampung ma adi
Adi Ngenggg: keluarganya?
asya: sepupu adi temenku
asya: aku teman sepupu adi
Adi Ngenggg: innalillahhiwainna ilahiraajiiun
Adi Ngenggg: aq tmnnya
asya: segala yang dari Allah pasti kembali kepadaNya jua
asya: o0o
Adi Ngenggg: kbtulan aq yg buatin id ini
asya: o0o
Adi Ngenggg: jadi paswordnya aq tau
asya: trus adi-nya mana?
Adi Ngenggg: tadi mlm jam 12;30 adi ditabrak
asya: trus
Adi Ngenggg: hari sabtu akan dikirim dari tokyo
asya: gimn kondisinya sekarang?
asya:
asya: kamu serius
Adi Ngenggg: suer
asya: aku harus telepon akram kalo kamu serius
asya: nama kamu sapa?
Adi Ngenggg: bilang aja dari tmnnya
asya: gimn kondisi adi sekarang?
Adi Ngenggg: doain ajalah
Adi Ngenggg: moga allah memberikan pengampunan
Adi Ngenggg: udah meninggal
asya: serius kan?
Adi Ngenggg: iya
asya: ok makasih atas infonya
asya: oh yach nama kamu sapa?
Adi Ngenggg: itu ja doloe
asya: ok makasih
Adi Ngenggg: mo hubgi yg lain
Adi Ngenggg: thanks bgtt
Adi Ngenggg has stopped viewing your webcam.

asya: infonya sangat berguna


Uhgg.......
serasa ada yang hilang
terbang melayang bersama angin sore
kelam hati ini sekelam sore yang merangkak menuju malam

terucap doa dalam bisik hati
selamat jalan sahabat
senyum mu malam itu
adalah kenangan indah bagiku
damailah di alam mu kini

Thursday, May 01, 2008

akU kesaL

dear....
harapanku nama besarmu menjadi modal bagi anak-anakmu untuk berjiwa besar pula.

Demi Allah aku sangat tidak suka jika sebuah kelompok atau golongan atau seseorang yang sudah besar, sudah mapan kemudian berlaku sombong. berlaku seakan dia yang terindah, terbaik, terhebat dan terdepan. Ugh... kesellllllllllll.

Okelah, mungkin dari beberapa segi kehidupan kamu emang terbaik. Lahir dan besar diantara orang hebat, orang penting, tapi tidak serta merta hal itu bisa jadi alasan bagi kamu untuk merasa the best.

Ketika ada orang lain atau kelompok lain yang baru merangkak, belajar berjalan atau mencoba berdiri untuk berjalan kembali setelah ia terjatuh ke jurang terdalam pun ga pantas kamu tertawakan atau menilainya buruk.

TUHAN aja MAHA PEMAAF dan selalu memberi kesempatan kepada manusia untuk berubah. Tidak langsung memvonis begitu saja, jadi kenapa kita sebagai manusia yang diciptakan TUHAN ga meniru DIA. Kenapa harus sombong dengan segala kelebihan yang dimiliki sekarang?

Kukira semuanya telah dewasa. Mampu menerima pilihan orang lain di sekitar kita. Mampu dan mau hidup berdampingan seperti yang selalu diajarkan sejak jaman TK dulu. Tapi kenapa masih ada ucapan-ucapan yang terkesan men-tendensi kelompok atau orang tertentu?

Jujur, aku kecewa
Pliss hentikan kecurigaan, penilaian buruk, dan keraguan pada mereka. Biarkan mereka berjalan disamping kamu. Biarkan mereka seperti dirimu walau kalian tidaklah sama persis. Kalian itu sama namun beda, dan perbedaan itu janganlah jadi alasan bagi kamu untuk memandang sebelah mata pada mereka.

uhgggggggg, kesal dan bingung sendiri

Wednesday, April 30, 2008

untukmU bundA

gelap, langit berawan tebal
hujan turun sejak pagi
apakah langit juga masih ingat?
hingga dia pun ikut menangis hari ini?

6 tahun yang lalu
di sebuah rumah kecil
berkumpul empat orang bersaudara
di sisi tubuh seorang bunda

empat orang bersaudara itu
perih hatinya
ketika sang bunda terdiam saja
tak menjawab panggil anaknya
walau si bungsu telah tersedu

bunda berlalu
bunda pergi
menyusul ayah yang telah berangkat setahun sebelumnya

(mom, dad, miss U. aku masih ingin rasakan hangat pelukanmu. dekaplah aku, dekaplah kami, anak-anakmu)

Tuesday, April 29, 2008

akaN kujalaNi

aku tahu
ketika Engkau timpakan semua ini padaku
berarti aku mampu di mataMU

walau...
aku kadang merasa kewalahan
merasa tidak sanggup menjalani semua ini

namun
tak akan ku kecewakan Engkau
sepanjang Engkau beriku semua ini
akan kujalani

Friday, April 04, 2008

saaT kaU pamiT, sesungguhnyA akU sediH

biarlah rasa ini kuresapi
rasa sedih yang terselip
diantara relung hatiku
ketika kau ucap kata pamitmu

biarlah sedih ini kuhayati
sedih yang gayuti hatiku
yang perlahan goda mataku hingga berair
ketika engkau wujudkan pamitmu

dan tak pernah kukatakan semuanya
tidak kepadamu, juga kepada mereka
hanya kutuliskan disini
semoga menjadi pengobat bagiku

saat kau pamit, sesungguhnya aku sedih

TENTANG ETIKA

 Aku baru saja selesai sholat Magrib ketika ponselku berdering. Demi melihat nama yang tertera di layar, segera kurapikan mukenah lalu merai...